Langsung ke konten utama

Postingan

Menghargai

Salah benar jadi pahlawan kesiangan yang sok-sokan membereskan kerjaan, jelas-jelas jobdesk orang😅. Sorry, mata saya kemarin silau sama pujian 'tolong bu lah', 'Pian tu pank'😅, tapi ternyata usaha saya tadi gak dihargai pemirsaaaah. Kita cawwww sajooo, nikmati liburan akhir tahun, bukan tanggung jawab saya juga membereskan yang belum beres. Saya kerjain benar-benar, ternyata yang saya dapatkan adalah ketidakpedulian ketika saya ditimpa kemalangan dan diremehkan. See you. 

Tentang Bara 6

Aku tak pernah mengira jika aku harus kehilangan bayiku, bayi yang kukandung selama 7 bulan, bayi yang baru berumur 17 hari. Ini di luar bayanganku. Yang pernah terbayang adalah, aku harus begadang menjaga bayiku, menyusuinya, bergantian dengan suami menjaga sambil aku mengerjakan yang lain, membawanya sambil berjalan kaki di pagi hari. Kehilangannya, di luar prediksiku.  Allah Maha Tahu, Allah lebih tahu yang terbaik untukku dan bayiku. Mungkin aku belum siap menjadi seorang ibu, mungkin Allah ingin aku lebih giat belajar bagaimana mempersiapkan bayiku hadir ke dunia. Mungkin Allah ingin aku belajar bahwa menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah, itu harus benar-benar dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Mungkin Allah ingin menegurku dengan kehilangan anakku, bahwa sikapku kurang baik, mungkin aku belum bisa mengontrol emosi dengan baik, mungkin ibadahku belum baik, dan yang pasti Allah sudah menggariskannya bahwa aku belum bisa menjaga bayiku lebih lama di dunia. Aku ridho, ak...

Tentang Bara 5

Aku ingin dia membersamai kami lebih lama, tapi aku paham, mungkin sudah terlalu sakit baginya, tubuh kecilnya tak bisa menahan sakit yang begitu banyak. Matanya menyiratkan rasa sakit, aku menyayanginya, tapi Allah lebih sayang.  Aku merindukannya, ingin memelukmu nak, ingin menggendongmu, ingin mencium pipimu, ingin menunjukkan matahari pagi, pohon-pohon hijau. Nanti datang ke mimpi mama ya nak, mama pingin liat dede gimana di sana. 

Tentang Bara 4

Kupandangi photonya, kujadikan wallpaper di handphoneku. Kupandangi dengan lekat wajah mungilnya. Aku masih ingat bagaimana mencium dan memeluk tubuhnya untuk yang pertama dan terakhir. Aku masih ingin memeluknya, ingin memperlihatkan rumah baru kami, ingin menyusuinya, ingin mendekapnya di dadaku, ingin menunjukkan cahaya matahari, ingin memperlihatkan pohon-pohon, aku ingin menunjukkan semuanya, tapi sudah tidak bisa. Aku kehilangan, ada yang terasa kosong. Aku tak ingin terlalu larut dalam kesedihan, aku harus ikhlas, waktu mungkin akan menyembuhkan, tapi dadaku terasa sakit setiap memandangi photo-photonya, mendengar bunyi alat-alat yang terpasang di badannya membuatku merasa sakit, bagaimana anakku yang merasakannya langsung.  Andai waktu bisa diulang, andai...  Aku ingin memperbaiki semuanya, supaya anakku tidak terlahir prematur, supaya dia lahir dengan sehat, supaya dia bisa kubawa pulang langsung ketika lahir layaknya ibu-ibu yang lain. Supaya aku bisa pulang mengengd...

Buah Naga

Buah naga Rasanya tak terlalu enak menurutku Tapi mungkin berbeda bagi orang lain Bisa jadi bagi si A itu enak Aku tahu jika buah naga sehat Tapi masih ada buah lain yang juga sehat dan rasanya enak Kita tak sepaham ya?  Apakah kita akan berdebat panjang dan bertengkar karena perbedaan ini?  Aku harap kita sama-sama menemukan jalan tengah tanpa salah satunya merasa tak nyaman Buah naga Aku tak menolak jika kau berikan buah itu Tapi jika aku bisa memilih di penjual buah Aku akan memilih buah yang lain Ini soal selera  Tapi... Ini bukan tentang buah

Tentang Bara 3

Photo ketika mama pertama kali tes pack di pertengahan Februari.  Photo ketika test pack kedua setelah test pack pertama, karena mama ingin memastikan kalau mama benar-benar hamil dede.  4 Maret 2024, Photo ketika dede usg di bidan, di situ dede sudah ada kantong hamilnya 17 April 2024, photo mama lagi hamil dede, dede umur 10 minggu, mama sering muntah kalo makan, bb mama turun 2 kilo.  21 April 2024, photo ketika usg dede di dr. Iskandar.  14 Mei 2024, dede sudah 4 bulan di peyut mama.  20 Mei 2024, mama ditemenin Abah dede untuk cek lab di puskes.  12 Juni 2024, dede 22 minggu.  20 Juni 2024, dede 23 minggu.  29 Juni 2024, dede 25 Minggu.  7 Juli 2024, dede 26 minggu.  Photo mama di hotel, mama dede cantik banget kan? ☺ 23 Juli 2024, dede 28 minggu.  7 Agustus 2024, dede 30 mi...

Tentang Bara 2

Rabu, 11 September 2024. Anakku Muhammad Albara Said yang lahir Senin tanggal 26 Agustus 2024, berumur 17 hari, hari ini memilih pergi. Bayi kecilku, yang 17 hari harus memakai oksigen, yang hanya bisa kupegang tangannya di dalam inkubator, dan baru bisa kugendong ketika nafasnya sudah hilang.  Yang minum ASIku dan formula langsung ke lambungnya, yang dadanya kembang kempis karena sulit bernafas, yang harus pakai topi yang sama selama 17 hari, yang beratnya hanya 1,2 Kg, yang harus disinar karena kulitnya sempat kuning, yang hidungnya mancung, yang wajahnya ganteng dan imut sekali, yang tangannya kecil dan kiyut, yang kaki kecilnya suka menendang. Baru kemarinnya mama tukar boneka ikan punya tente lala dengan boneka abe, boneka yang menemani dede selama di perut mama. Bayi kecilku, sekarang gak sakit lagi. Sekarang sudah bisa lari kencang sesuka dede di surga, bisa bernafas sekuat dede tanpa bantuan oksigen, bisa minum apapun yang dede suka. Bayi kecilku sekarang tulang...

Tentang Bara

Allah, aku ingin cerita, aku tahu Kau sudah tahu, tentang anakku Bara. Allah, dia sedang sakit, tubuhnya kecil sekali, banyak selang dibadannya. Allah, aku belum bisa menata hati, memposisikan bagaimana perasaan dan pikiranku. Aku belum bisa berhenti menangis, memikirkannya yang tidak ada di sampingku. Allah, aku ingin menyusuinya, ingin memeluknya, ingin menciumnya layaknya bayi-bayi yang lain, tapi tidak bisa. Allah, maaf jika aku bertanya kenapa? Kenapa anakku ya Allah. Allah, kasihani badannya, dia terlalu kecil, sehatkan dia ya Allah tanpa kurang satupun🤲🤲. 

Masuk RS

Tahun 2023 dan 2024 penuh kejutan. Setelah menikah di 2023, alhamdulillah di 2024 diberi kepercayaan oleh Allah untuk hamil. Menjelang usia kehamilan 7 bulan setengah, saya harus dilarikan ke rumah sakit hari ini pada tanggal 20 Agustus 2024 dengan diagnosa pecah ketuban dini. Ini pertama kalinya saya merasakan tindakan di RS, seperti diinpus, cek alergi yang sakitnya lumayan sekali, cek pembukaan (ini juga luar biasa), pakai selang oksigen, pakai pempers.  Saya tidak menyangka akan mengalami hal ini, saya merasa baik-baik saja sebelumnya, jalan-jalan pagi, makan telur pakai sambal, makan es kolak, tiba-tiba pukul 15.00 Wita saya merasakan ada cairan keluar dan bagian bawah saya. Panik dan takut, jelas, saya dan suami langsung pergi ke bidan, dari bidan dibawa puskes dan dari puskes dilarikan ke rumah sakit daerah yang jarak tempuhnya sekitar 3,5 jam dengan kondisi jalan yang luar biasa.  Saya lalai, mestinya saya lebih menjaga kondisi saya dan kandungan saya, ya A...

Naif

Sudah paling benar untuk tidak berharap pada manusia, kemungkinan dikecewakannya besar. Jadi saya putuskan untuk sekedarnya saja. Pengharapan saya yang berlebih tadi membuat saya merasa diacuhkan dan tidak dihargai. Ah, pagi yang melelahkan dengan harapan yang sia-sia ini, setidaknya… saya belajar, sebenarnya sudah sering belajar tentang ini, hanya saja saya cukup bebal, menjunjung effort yang akan berbalas. Kadang terpikir, saya yang telalu naif, atau orang tesebut yang tidak peka? Tidak peka untuk melihat yang saya lakukan ,tidak peduli effort yang saya lakukan. Saya merasa kecil. Saya mencoba untuk tidak peduli, namun sisi naif saya cendrung songong. Sekian curhatan hari ini, dari orang yang suka ngedumel, tapi ya dikerjakan juga, tapi kecewa, tapi ya sudahlah, tapi yaaa…. naif.

Buah Kesombongan

Sudah saya duga akan seperti jadinya. Akibat kesombongan yang saya miliki, padahal dari awal saya sudah menduga ini akan terjadi, namun mulut dan ego saya kemarin sulit sekali untuk dikontrol, seolah-olah itu adalah hal yang sangat luar biasa. Kesombongan dan kebodohan saya memicu celah.  Red flag sudah bertebaran dan saya memilih mengacuhkannya. Maka saya merasakan akibatnya. Saya tidak ingin terbawa lebih jauh, saya ingin menghentikannya. Saya sudah cukup banyak membaca referensi berkaitan dengan ini, sebagian besar tidak berjalan dengan baik. Jadi, mari kita hentikan ini. 

Nyamuk

Kau membenci nyamuk Aku juga Aku benci suara dengingnya di telingaku Selimut yang ku tutupkan di seluruh kepalaku tak bisa menghalangi suara dengingnya yang memuakkan Ahh... tapi aku juga malas beranjak dari kasurku untuk sekadar mengambil obat nyamuk Karena itu bukan hanya 'sekadar' Dia yang menggangguku Dan sekarang dia minta 'sekadarku'

Anabul Si Oyen

Kenalan sama kucing saya yuk, namanya oyen karena bulunya warna oren, ketahuan banget males ngasih nama, bingung juga ngasih namanya😅.  Oyen si cowok ganteng ini sekarang umurnya sekitar 7 bulanan, tepatnya dipelihara setelah idul fitri tahun 2021 ini, saat itu masih kecil banget. Abah bawa pulang karena nemu di jalan. Awalnya dia 3 bersaudara saat di bawa ke rumah, tapi yang satunya sakit dan yg satunya lagi ketabrak🥲, maka tersisalah si oyen ini.  Sebenarnya dulu saya lebih sayang sama kucing yang namanya utih karena warnanya putih, ini saudaranya si oyen juga ya, soalnya utih pinter banget, kalem dan gak suka gigit, beda sama si oyen yang suka gemes gigit saya. Tapi utih ternyata gak lama sama kita, saya sampe mewek ketika utih mati🥲. Semenjak di utih mati, otomatis oyen jadi satu-satunya, saya jadi sayang banget sama si oyen. Pokoknya dijagain banget, takut kalau dia ke jalan dan ketabrak, tapi oyennya makin ke sini, makin gede, makin berani juga...

Perkara Makan Anak Kos

Saya rasa semenjak kos, kemampuan memasak saya jadi meningkat, tapi gak sampai taraf koki atau juru masak di acara kawinan juga sih😅. Ngekos, mau gak mau kalau mau makan apa, ya bikin atau beli sendiri, tapi sering juga dikasih tetangga. Mengenai tetangga, makasih Mama Nisa, makanannya enak-enak😊. Krusial sekali sumpah soal makanan bagi anak kos, gara-gara makanan juga saya jadi maag. Awal-awal kos, stress dengan kerjaan baru,  mau makan pun kadang bingung mau bikin apa, sering banget ditunda-tunda makannya, akibatnya ya saya kena karmanya.  Makin ke sini, mulai terbiasa mikir cepat, masak dengan bahan seadanya yang ada di kulkas kalau lagi malas nyari sayur atau lauk ke pasar. Jenis makanannya pun jadi beragam karena teman kos punya banyak referensi, survive, the power of kepepet😅.  Mau ngingetin juga buat anak kos di luar sana, yuk jangan sepelein soal perkara makan, mesti tepat waktu, kalau bisa juga yang bergizi, kalau uang kos terbatas, banyak kok bahan makanan ya...

Menanam Bunga

Sejak pertengahan tahun 2020 kemarin saya mulai menanam bunga di belakang rumah, awalnya hanya ikut-ikutan kakak saya sekitar 5 pot bunga, eh ternyata sekarang berkembang menjadi ratusan pot dengan bermacam jenis bunga. Sebelumnya saya tidak tertarik menanam bunga karena perawatannya yang cukup ribet, mungkin karena pengaruh memang pertengahan 2020 kemarin sedang covid dan sedang ramai-ramainya orang menanam bunga sehingga saya pun jadi ikut tren. Sampai sekarang mungkin saya sudah mengeluarkan uang hampir 1 juta untuk membeli pot, tanah dan bunga. Tidak terasa memang, ternyata hampir sejuta, karena saya beli potnya nyicil sedikit demi sedikit, ternyata kalau ditotal jadi lumayan banyak.   Bunga yang saya tanam dari jenis aglonema, caladium, calathea, miama, krokot dan jenis lain yang saya kurang tau namanya. Jenis bunga yang saya tanampun bukan jenis yang mahal hingga ratusan ribu per pohon, saya hanya menanam jenis tanaman yang umum saja dan harganya dari ribuan rupiah sampa...

PSA atau Cabut?

  Di umur hampir sepertiga abad ini, untuk pertama kalinya saya ke dokter gigi. Sakit gigi yang membuat air mata menetes pelan dari sudut mata, memantapkan hati saya untuk segera ke dokter gigi meski dompet juga ikut menangis hehehe. Saya lupa kapan terakhir kali sakit gigi, mungkin sekitar 15   tahun yang lalu. Ketika teman kos saya pada sakit gigi, saya dengan sombongnya mengatakan kalau saya sudah lama tidak sakit gigi, beberapa waktu kemudian, eh saya juga. Ini buah keteledoran saya, beberapa waktu yang lalu saya makan coklat delfi 150 gram sendirian selama seminggu. Ini rekor terbanyak coklat yang saya makan dalam waktu yang berdekatan, biasanya saya hanya makan sedikit karna suka enek kalo kebanyakan, tapi karna sayang kalo gak dimakan, jadilah saya habiskan. Awalnya kakak saya memberikannya ke mama, karna mama suka coklat, ternyata coklat yang mama suka hanya jenis bengbeng yang ada wafernya, bukan coklat full, jadilah saya yang memakannya. Salaaaahnya saya, saya seri...

Tips Menghilangkan Kulit Belang

       Kali ini saya ingin share tips bagaimana cara mengembalikan warna kulit yang gosong akibat matahari. Warna kulit saya sawo matang, tambah matang kalo kena matahari :D, sehari-hari saya juga ke mana-mana naik motor sehingga warna kulit di bagian lengan menjadi belang. Saya mengakalinya dengan memakai lulur dicampur dengan minyak zaitun. Saya tau inipun juga dari internet. Bahannya yaitu: 1.       Lulur merk shinzui kirei, bisa juga yang matsu; 2.       Minyak zaitun merk mustika ratu. Cara pemakaian: Campur satu sendok lulur dengan 5 tetes minyak zaitun; Aduk jadi satu; Olehkan ke bagian tubuh yang diinginkan secara merata, pastikan digunakan saat badan sedang  kering ya, atau sebelum mandi; Diamkan selama 5 menit; Gosok lembut; Bilas dengan air. Nah itu bahan dan cara pemakaian untuk menghilangkan kulit belang akibat terkena matahari. Cara ini lebih pada mengembalikan warna kulit ke s...

Puasa Media Sosial

Sedang puasa Instagram dan Facebook dari awal bulan januari 2021 tadi, belum sebulan. Rencananya mencoba satu bulan dulu. Alasannya? Tidak ada alasan khusus untuk kali ini, tidak seperti 3 tahun yang lalu. Tiba-tiba terpikir untuk uninstall, saya pikir saya lumayan banyak menghabiskan waktu dengan scrolling FB dan IG, tidak berpikiran bahwa dengan uninstall kedua socmed tersebut, saya akan lebih produktif, tidak :D, karena masih ada youtube, salah satu tempat saya menghabiskan waktu juga. Saya pikir saya hanya butuh waktu tanpa ke dua socmed tersebut. Saya memang sempat uninstall IG dan FB 3 tahun yang lalu, sekitar 6 bulanan saya tidak mengakses ke dua aplikasi tersebut. Masa di mana saya stress dan pikiran saya yang ruwet. Dampaknya lumayan bagus, saya bisa lebih fokus dengan diri saya. 3 tahun yang lalu saya tidak terlalu bisa memfilter apa yang ditampilkan di ke dua aplikasi tersebut, sehingga sangat mempengaruhi mental saya, ya saya selebay dan sebaper itu :D. Alhamdulillah seka...