Langsung ke konten utama

Tentang Bara 3



Photo ketika mama pertama kali tes pack di pertengahan Februari. 
Photo ketika test pack kedua setelah test pack pertama, karena mama ingin memastikan kalau mama benar-benar hamil dede. 

4 Maret 2024, Photo ketika dede usg di bidan, di situ dede sudah ada kantong hamilnya
17 April 2024, photo mama lagi hamil dede, dede umur 10 minggu, mama sering muntah kalo makan, bb mama turun 2 kilo. 
21 April 2024, photo ketika usg dede di dr. Iskandar. 
14 Mei 2024, dede sudah 4 bulan di peyut mama. 
20 Mei 2024, mama ditemenin Abah dede untuk cek lab di puskes. 
12 Juni 2024, dede 22 minggu. 
20 Juni 2024, dede 23 minggu. 
29 Juni 2024, dede 25 Minggu. 

7 Juli 2024, dede 26 minggu. 
Photo mama di hotel, mama dede cantik banget kan? ☺
23 Juli 2024, dede 28 minggu. 
7 Agustus 2024, dede 30 minggu. 
13 Agustus 2024, dede 31 minggu. 
21 Agustus 2024, dede 32 minggu, mama masuk RS di 19 Agustus karena pecah ketuban dini. Mama harus dirujuk naik ambulan dari Puskesmas Lontar ke rumah sakit Kotabaru, perjalanan 3 jam dengan jalan yang luar biasa, mama muntah karena mabuk perjalanan. 

25 Agustus 2024, dede 33 minggu, sehari sebelum mama operasi ceasar. Mama seminggu di rumah sakit, cairan ketuban keluar terus sampai habis, jadi dede harus lahir melalui operasi. Mama maunya dede 9 bulan, tapi kata dokter gak boleh, bahaya buat dede, jadi harus operasi. 
28 Agustus 2024, dede umur 3 hari, pertama kalinya mama liat dede. Mama nangis terus ngeliat dede, dede beratnya 1,2 Kg aja, kecil sekali, kata dokter berat dede gak sesuai bulan. Mata dede liatin mama, comel😊. Dede harus dirawat di ruangan nicu dalam inkubator pakai alat bantu nafas dan selang ke perut. Dede juga sempat di sinar karena kuning. 

29 Agustus 2024, dede umur 4 hari. 
Dede 8 hari, dede kecil sekali. Dede minum sufor blbr, karena ASI mama belum keluar, tapi pas di rumah, ASI mama rembes, jadi dede bisa minum ASI mama. Mama pumping dan antarkan susu dede ke RS, ASI mama gak banyak, maaf ya nak. 
Dede 10 hari, kiyut cekali anak mama, dimiringin sama perawatnya. 
Ini dede 12 hari. 
Ini dede 13 hari. 
8 September 2024, dede 14 hari. 

10 September 2024, dede umur 16 hari. 
11 september 2024, pertama dan terakhir kali mama gendong dede. Mama pakaikan dede baju dan topi meski kebesaran, karena mama mau dede pakai baju bagus. 
Anak mama abah yang ganteng, hidungnya mancung kayak mama, jadi anak surga setelah 17 hari membersamai mama abah. Udah gak sakit lagi ya de, udah gak usah pasang selang lagi di badannya dede. 

Udah bisa main sepuasnya anak mama di surga. 
Allah, kami sayang Bara, tapi Kau lebih sayang dia, Kau tidak ingin dia merasakan sakit lagi. Allah, pertemukan kami nanti di surga dengannya, Aamiin Allahumma Aamiin🤲🤲. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Iseng

Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut,  aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas.  Merasa tak nyaman dan...

Halo Malamku

12.51 WITA hari senin, tanggal 25 November 2019, aku duduk di depan laptopku di tengah malam buta.  "Halo malamku, lama tak berbincang, bagaimana kabarmu? aku? aku baik baik saja. Setidaknya itu yang selalu kucoba. Ngomong-ngomong, ijinkan aku bercerita malam ini. Tentang aku. Tentang hidup yang membawaku jauh dari rumah. Hidup yang membawaku ke tempat ini sekarang dan menemukan diriku yang lain. Diriku yang selalu mencoba untuk kuat menghadapi apapun tantangan di depanku, karena sungguh aku tak punya apapun selain menghadapinya.  Aku yang sekarang adalah aku yang berusaha untuk selalu tangguh, takkan kusalahkan diriku dan siapapun. Ini keputusan dan sudah Allah gariskan untukku. Aku masih sering menangis di pojokan kamar ketika lelahku, ketika mumetnya kepalaku dengan segala permasalahan, mencoba menganalisa, 'aku sedang apa sih?' oh iya, aku sedang meniti masa depanku, aku juga sedang berjudi. Pengalaman  pekerjaan di waktu sebelumnya kadang tak membuat enak hati. ...

Dia yang berwibawa

Dia yang berwibawa. Dengan S3 yang disandang nya tak membuat kesombongan tampil di wajahnya, tak ada kepala yang mendongkak. Senyum dan sapa senyum selalu menyertai. A h, dia tak seperti orang orang bertitel hebat lainnya. Kata sayang juga selalu ditambahkannya dalam setiap kalimatnya, tak ada yang tak suka jika dipanggil dengan seakrab itu. Humor selalu dia sematkan baik dalam perbincangan santai maupun dalam forum formal. Logat maduranya kental, suaranya khas, jika orang mendengar suaranya, ah pastilah dia yang berwibawa. "Syuting di alam sebelah" dia pula yang selalu katakan. Aku memang tak mengenalnya dengan baik, hanya sempat diajarnya satu semester, hanya sekedar sapa sepintas lalu pula, semua itu cukup menorehkan rasa sungkanku padanya . Dia sosok yang membuktikan, untuk menjadi orang yang hebat, dihormati, dan berwibawa dapat dimulai dengan senyum keramahan dan tidak sombong. Dan dia yang berwibawa adalah orang yang luar biasa.