Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kemarau

Hujan di Bulan Oktober

             28 Oktober 2015, 06.30 WITA. Alhamdulillah Kotabaru hujan, meski gerimis dan hanya sebentar. Senang rasanya melihat titik air jatuh dari langit dan suara ketuk air yang jatuh di atap menimbulkan bunyi yang merdu. Titik-titik air juga terlihat cantik di kaca jendela. Sejenak, udara menjadi segar,dan bau rumput basah menguar indera penciuman. Semoga bisa segera hujan lebat agar debit air di waduk Gunung Ulin segera bertambah sehingga masyarakat Kotabaru tak kesulitan air lagi, amin... Terima kasih Allah untuk hujan yang kau berikan hari ini.

Curhatan di Musim Kemarau

Kotabaru lagi krisis air karena sedang musim kemarau dan rumahku juga termasuk yang terkena dampak ini. Sudah hampir dua bulan air tidak keluar kecuali dengan menggunakan mesin pompa air. Terus terang ini benar-benar tidak mengenakkan, apalagi airnya baru bisa dipompa sekitar jam 10 malam. Jadilah aku harus terkantuk-kantuk sambil mengisi tong-tong penampungan air dan pritilannya. Jika tidak, maka selamat dah, besok pagi bakalan tidak bisa nyuci piring dan mandi. Air yang keluar juga kecil walaupun sudah dipompa dengan mesin, sehingga perlu hampir  2 jam hingga penampungan air seperti bak mandi, drijen dan ember baru penuh. Aku, ponakanku dan anggota rumah lain jadi sering diwanti-wanti kakakku untuk menghemat air, seperti jangan menggunakan air terlalu banyak ketika mandi, yang biasanya byurbyur sesukanya, harus  dikurangi. Ini lebih mending karena mesin pompa air di rumahku sudah normal, dari pada awal tahun tadi, aku mesti numpang sumur tetangga buat nyuci baju, man...

Kotabaru Krisis Air

Kotabaru sedang krisis air bersih, bahkan debit air di Waduk Gunung Ulin, penyuplai air untuk daerah perkotaan, diprediksi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan saja. Hampir banyak ditemukan masyarakat di jalan-jalan yang sedang antri untuk membeli air. Mobil pick up yang membawa tong air juga tampak bolak balik memenuhi pesanan pelanggan yang sedang kesulitan air. Saat kemarau tiba hampir bisa dipastikan hanya dalam hitungan dua bulan, sebagian besar masyarakat kotabaru tidak mendapatkan pasokan air dan ini selalu berulang dari tahun ke tahun. Hal ini tentu saja membuat warga kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mandi dan sebagainya. Bagi masyarakat yang mempunyai sumur, masih bisa mengunakan air tersebut untuk mandi dan mencuci pakaian, sedangkan untuk minum dan memasak tetap memakai air dari PDAM. Semestinya hal ini bisa menjadi perhatian pemerintah, agar masyarakat ke depannya tidak perlu khawatir lagi kesu...