Langsung ke konten utama

Kotabaru Krisis Air

Kotabaru sedang krisis air bersih, bahkan debit air di Waduk Gunung Ulin, penyuplai air untuk daerah perkotaan, diprediksi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan saja. Hampir banyak ditemukan masyarakat di jalan-jalan yang sedang antri untuk membeli air. Mobil pick up yang membawa tong air juga tampak bolak balik memenuhi pesanan pelanggan yang sedang kesulitan air.
Saat kemarau tiba hampir bisa dipastikan hanya dalam hitungan dua bulan, sebagian besar masyarakat kotabaru tidak mendapatkan pasokan air dan ini selalu berulang dari tahun ke tahun. Hal ini tentu saja membuat warga kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mandi dan sebagainya. Bagi masyarakat yang mempunyai sumur, masih bisa mengunakan air tersebut untuk mandi dan mencuci pakaian, sedangkan untuk minum dan memasak tetap memakai air dari PDAM.

Semestinya hal ini bisa menjadi perhatian pemerintah, agar masyarakat ke depannya tidak perlu khawatir lagi kesulitan air. Tapi tidak saja pemerintah, masyarakat juga harus ikut ambil bagian untuk tidak membuang-buang air dan memakainya dengan bijak sesuai kebutuhan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...

DAFTAR ALUMNI ANGKATAN KEKEMPAT SMAN 1 PLT

Kemarin aku bongkar-bongkar arsipku, dan aku menemukan album kenang-kenangan alumni angkatanku saat bersekolah di SMAN 1 PLT. Sepertinya bagus juga kalo diposting, so cek this out. Arbanianto Ariyadi Noorsholihin Bahriah Fahriani Hadrian Noor Hairatul Misrawati Halimah Hatnawati Jumransyah M. Ali Nafiah Noor Mariatul Kiptiah Marlinda Sayekti Muhammad Yusuf Salabiah Misrah Misri Siti Jumiati Siti Ramlah Siti Rukiyah Sri Herlini Syahrani Wahyudi Aryanto Wahyunah Yuni Maulida Ada yang lucu saat aku membaca kesan-kesan yang disampaikan teman-temanku dalam album tersebut, yaitu hampir semua teman laki-lakiku menulis tiada hari tanpa razia rambut (bekutal), ha..ha... kayaknya senang banget tuh mereka udah lulus saat itu, yang artinya tidak ada lagi razia rambut. Salah satunya ini:   “DIKUTAL PA UPIK DAN PA BUSRI SETIAP KALI ADA RAZIA KENA TARUS. KARENA RAMBUTKU SUBUR BANAR ALIAS LAKAS PANJANG/GONDRONG SEHINGGA MAULAH PAGURUAN GARIGITAN!!!”  ...