Sudah paling benar untuk tidak berharap pada manusia, kemungkinan dikecewakannya besar. Jadi saya putuskan untuk sekedarnya saja. Pengharapan saya yang berlebih tadi membuat saya merasa diacuhkan dan tidak dihargai. Ah, pagi yang melelahkan dengan harapan yang sia-sia ini, setidaknya… saya belajar, sebenarnya sudah sering belajar tentang ini, hanya saja saya cukup bebal, menjunjung effort yang akan berbalas.
Kadang terpikir, saya yang telalu naif, atau orang tesebut yang tidak peka? Tidak peka untuk melihat yang saya lakukan ,tidak peduli effort yang saya lakukan. Saya merasa kecil. Saya mencoba untuk tidak peduli, namun sisi naif saya cendrung songong. Sekian curhatan hari ini, dari orang yang suka ngedumel, tapi ya dikerjakan juga, tapi kecewa, tapi ya sudahlah, tapi yaaa…. naif.
Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.
Komentar
Posting Komentar