Langsung ke konten utama

Perkara Makan Anak Kos

Saya rasa semenjak kos, kemampuan memasak saya jadi meningkat, tapi gak sampai taraf koki atau juru masak di acara kawinan juga sih😅. Ngekos, mau gak mau kalau mau makan apa, ya bikin atau beli sendiri, tapi sering juga dikasih tetangga. Mengenai tetangga, makasih Mama Nisa, makanannya enak-enak😊.
Krusial sekali sumpah soal makanan bagi anak kos, gara-gara makanan juga saya jadi maag. Awal-awal kos, stress dengan kerjaan baru,  mau makan pun kadang bingung mau bikin apa, sering banget ditunda-tunda makannya, akibatnya ya saya kena karmanya. 
Makin ke sini, mulai terbiasa mikir cepat, masak dengan bahan seadanya yang ada di kulkas kalau lagi malas nyari sayur atau lauk ke pasar. Jenis makanannya pun jadi beragam karena teman kos punya banyak referensi, survive, the power of kepepet😅. 
Mau ngingetin juga buat anak kos di luar sana, yuk jangan sepelein soal perkara makan, mesti tepat waktu, kalau bisa juga yang bergizi, kalau uang kos terbatas, banyak kok bahan makanan yang harganya terjangkau dan bergizi. Saya sok-sokan ngasih tau😄, saya juga masih terus belajar untuk telaten soal permakanan ini. Semangat buat anak kos! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dusta

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...