Langsung ke konten utama

Kecil itu...

Punya tubuh kecil itu gampang-gampang susah. Acap kali dibully oleh orang sekitar, baik itu teman, orang tak dikenal, kadang juga keluarga. Seringnya sih sama teman, dan itu sejak SMP sampai sekarang kerja. Apalagi HIMAI, ya aku jadi sasaran bullying mereka kalo lagi ngumpul, dikatain lagi bawa adek lah, tapi akunya enjoy aja.  Saat remaja sih cukup sensi saat disinggung soal tinggi badan, biasa ABG labil. Namun makin ke sini dan dewasa, kata-kata yang bernada ejekan seputar tinggi badan semakin berkurang, mungkin pengaruh orang-orang disekelilingku yang sekarang adalah orang dewasa.
Sebenarnya sih saat dikata-katain orang kecillah, blablabla sudah kuanggap sebagai hal yang biasa saja, tapi yang paling bikin sedih itu saat harus kehilangan kesempatan untuk masuk ke beberapa perusahaan atau pekerjaan yang mensyaratkan tinggi badan. Awalnya kupikir itu diskriminasi, tapi ya suatu pekerjaan pasti punya standar tersediri. Sakitnya tuh di mana-mana, bukan di sini aja :). 

Bertubuh kecil juga bikin rada ribet kalo mau beli celana panjang, 90% tuh celana bakalan berakhir di tangan penjahit, apalagi kalo bukan dipotong :D. Irikah aku dengan orang yang bertubuh tinggi? Kadang, tapi aku percaya setiap manusia udah ditakdirkan Allah gimana bentuk tubuhnya. Tapi ada lucunya juga sih, sering dianggap masih muda, walau muka udah tante-tante :). Udah, itu aja sih :D.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

DAFTAR ALUMNI ANGKATAN KEKEMPAT SMAN 1 PLT

Kemarin aku bongkar-bongkar arsipku, dan aku menemukan album kenang-kenangan alumni angkatanku saat bersekolah di SMAN 1 PLT. Sepertinya bagus juga kalo diposting, so cek this out. Arbanianto Ariyadi Noorsholihin Bahriah Fahriani Hadrian Noor Hairatul Misrawati Halimah Hatnawati Jumransyah M. Ali Nafiah Noor Mariatul Kiptiah Marlinda Sayekti Muhammad Yusuf Salabiah Misrah Misri Siti Jumiati Siti Ramlah Siti Rukiyah Sri Herlini Syahrani Wahyudi Aryanto Wahyunah Yuni Maulida Ada yang lucu saat aku membaca kesan-kesan yang disampaikan teman-temanku dalam album tersebut, yaitu hampir semua teman laki-lakiku menulis tiada hari tanpa razia rambut (bekutal), ha..ha... kayaknya senang banget tuh mereka udah lulus saat itu, yang artinya tidak ada lagi razia rambut. Salah satunya ini:   “DIKUTAL PA UPIK DAN PA BUSRI SETIAP KALI ADA RAZIA KENA TARUS. KARENA RAMBUTKU SUBUR BANAR ALIAS LAKAS PANJANG/GONDRONG SEHINGGA MAULAH PAGURUAN GARIGITAN!!!”  ...