Di desa berangas terdapat pasar, yaitu pasar rabu. Sesuai namanya pasar ini hanya buka pada hari rabu saja. Pasar ini dimulai dari subuh hingga jam 9. Barang dagangan yang dijual cukup bervariasi, seperti sayur sayuran, buah, kebutuhan pokok rumah tangga, perabot rumah tangga, makanan, kue, sampai pakaian pakaian dan mainan anak anak. sebagian penjual dan pembeli berasal dari desa berangas sendiri dan desa desa lainnya seperti Teluk Mesjid, kulipak, Sungai Limau bahkan dari kota kabupaten.
Pasar ini sendiri mempunyai peran yang begitu penting bagi masyarakat Berangas. Dari pasar ini banyak warga yang sangat terbantu dalam mencukupi kebutuhannya, baik itu penjual maupun pembeli karena sebelum ada pasar rabu masyarakat harus membeli berbagai kebutuhan rumah tangga di pasar langkang baru yang jaraknya cukup jauh dari desa berangas bahkan sampai ke kota kabupaten. Semoga pasar ini tetap ada agar kehidupan masyarakat berangas dan sekitarnya bertambah baik.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar