takut bercampur gugup menghampiri. Ke dua rasa itu mengikis kepercayaan diri perlahan lahan. Bagaimana aku bisa menghadapi masalah jika ke dua rasa itu terus menggelayuti? sedangkan masalah akan selalu datang selama manusia hidup, hanya orang mati yang mungkin tidak punya masalah terkecuali dengan Allah. Aku punya koleksi kata kata mutiara dan penyemangat yang tertempel di dinding kamarku, namun selama rasa rasa takut dan gugup ku pupuk di hati dan pikiran, selama itu juga kata kata mutiara itu tak berarti. aku ingin jadi orang yang kuat, kuat dan percaya diri menghadapi masalah, aku tak ingin penyesalan itu dikemudian hari hanya karena rasa takut dan gugup itu. Aku ingin dan harus jadi orang yang lebih baik.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar