Langsung ke konten utama

Orang Yang Menyebalkan

Orang yang menyebalkan adalah orang sombong dan suka merendahkan orang lain. Orang tipe seperti itu toxic sekali dan bikin tidak betah berada di sekitarnya. Kemudian suka memandang tinggi dirinya sendiri, sedangkan orang lain dianggapnya kecil. 


Saya kenal orang seperti ini, saya berusaha sabar dan tidak ketriggered dengan sikap dan kata-katanya, tapi ada saat di mana saya lelah dan muak untuk tidak dihargai akhirnya saya meledak dan mengeluarkan unek-unek saya, meski tidak di depan orang tersebut.
Saya tidak minta dijunjung, saya hanya ingin untuk tidak dikecilkan usaha saya di saat saya kesulitan untuk melakukan usaha-usaha itu meski di matanya sangat mudah dan remeh.
Beberapa orang terseok-seok untuk melakukan sesuatu dan untuk berada di suatu tempat, kemudian seseorang mengecilkan usahamu, bagaimana reaksimu?
Saya tidak yakin ini adalah pertemanan yang sehat, namun lingkungan kami berdekatan, mau tidak mau saya akan sering berinteraksi dengannya. Saya sedang belajar bersikap masa bodo dengan apa yang dikatakannya. Doakan saya bisa☺️. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Selama Pandemi

Pandemi? jeda. Setelah 2018, 2019 dan awal tahun tadi memforsir badan. Sempat nangis juga awal tahun tadi karena malam-malam kaki sakit karena kecapean. Awal juni kita kembali ke rutinitas, karena tidak ada surat perpanjangan belajar di rumah bagi sekolah. Tidak berekspektasi macam-macam, mau diperpanjang maupun tidak belajar dirumahnya, seperti punya 2 mata sisi uang atau pisau ya? saya percaya pemerintah punya pertimbangan matang untuk mengatasi masalah ini.      Lalu apa kegiatan selama di rumah? Pembelajaran secara daring, saya lakukan dengan menggunakan google classroom bagi kelas XI. Kenapa tidak menggunakan WA? Sempat saya gunakan ketika USBN, namun saya kewalahan dan membingungkan dengan banyaknya chat siswa, memori handphone juga penuh. Google classroom berhasil untuk sebagian siswa, namun ada saja siswa yang mengeluhkan mengenai sulitnya jaringan, ketiadakan kuota internet, belum paham cara menyerahkan tugas di google classroom, namun enggan bertanya, h...