Langsung ke konten utama

Bikin Minyak Kemiri

Keracunan tiktok cekk😂. Jadi kemarin saya nonton tiktok, ada yang bikin video kalau rambutnya rontok parah dan jadi tebal setelah pakai minyak kemiri dan dia bikin minyak kemiri sendiri trus jualan juga. Rambut saya rontok parah, udah ganti sampo, gak ada yang cocok. Tadinya saya ingin beli di shopeenya kan, harganya 65 ribu isi 60 ml, tapi pas ngeliat ongkirnya 50an lebih, ciut juga saya😁. Dia juga bikin video cara bikin minyak kemirinya, setelah saya pikir-pikir, mending saya buat sendiri saja, lebih hemat kayaknya, karena kemiri sekilo sekitar 50an saja.
Ke pasar lah saya dan beli kemiri sekilo, harganya 45 ribu. Sampai rumah tidak saya bikin 1 kg tapi 7 ons saja, jaga-jaga kalau gagal, 3 onsnya mending buat bumbu dirumah🤭.
Saya bersihkan kemirinya kemudian saya blender campur air. Setelah itu saya masukkan ke wajan dan dimasak, saya tunggu hampir satu jam kok gak keluar minyak seperti di videonya. Browsing lah saya, ada banyak versi pembuatan, ada yg dibakar, ada juga yang direndam dulu satu malam kemiri yang sudah diblender. Disitu saya sudah hampir putus asa, gagal nih kayaknya😭, mikirnya kenapa gak beli yang jadi saja sih, buang-buang uang kan jadinya.


Saya matikan kompornya, saya gak kehabisan akal, saya coba tambahkan air dan peras dengan kain. Di situ saya liat ada sedikit minyak pas saya meras, antara saya yang nyuci wajannya gak bersih atau memang keluar minyak dari kemirinya. Disitu saya jadi kembali semangat.


Saya masukkan lagi ke wajan untuk mengurangi airnya, setelah satu jam sambil saya aduk, ternyata jadi minyak dong, saya kesenangan☺️, sumpah, tapi dapatnya dikit banget, mungkin hanya sekitar 100 ml. Meski gak tau apakah ini bisa mengurangi rambut rontok saya, setidaknya percobaan saya berhasil, yeeee🤭.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Iseng

Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut,  aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas.  Merasa tak nyaman dan...

Halo Malamku

12.51 WITA hari senin, tanggal 25 November 2019, aku duduk di depan laptopku di tengah malam buta.  "Halo malamku, lama tak berbincang, bagaimana kabarmu? aku? aku baik baik saja. Setidaknya itu yang selalu kucoba. Ngomong-ngomong, ijinkan aku bercerita malam ini. Tentang aku. Tentang hidup yang membawaku jauh dari rumah. Hidup yang membawaku ke tempat ini sekarang dan menemukan diriku yang lain. Diriku yang selalu mencoba untuk kuat menghadapi apapun tantangan di depanku, karena sungguh aku tak punya apapun selain menghadapinya.  Aku yang sekarang adalah aku yang berusaha untuk selalu tangguh, takkan kusalahkan diriku dan siapapun. Ini keputusan dan sudah Allah gariskan untukku. Aku masih sering menangis di pojokan kamar ketika lelahku, ketika mumetnya kepalaku dengan segala permasalahan, mencoba menganalisa, 'aku sedang apa sih?' oh iya, aku sedang meniti masa depanku, aku juga sedang berjudi. Pengalaman  pekerjaan di waktu sebelumnya kadang tak membuat enak hati. ...

Dia yang berwibawa

Dia yang berwibawa. Dengan S3 yang disandang nya tak membuat kesombongan tampil di wajahnya, tak ada kepala yang mendongkak. Senyum dan sapa senyum selalu menyertai. A h, dia tak seperti orang orang bertitel hebat lainnya. Kata sayang juga selalu ditambahkannya dalam setiap kalimatnya, tak ada yang tak suka jika dipanggil dengan seakrab itu. Humor selalu dia sematkan baik dalam perbincangan santai maupun dalam forum formal. Logat maduranya kental, suaranya khas, jika orang mendengar suaranya, ah pastilah dia yang berwibawa. "Syuting di alam sebelah" dia pula yang selalu katakan. Aku memang tak mengenalnya dengan baik, hanya sempat diajarnya satu semester, hanya sekedar sapa sepintas lalu pula, semua itu cukup menorehkan rasa sungkanku padanya . Dia sosok yang membuktikan, untuk menjadi orang yang hebat, dihormati, dan berwibawa dapat dimulai dengan senyum keramahan dan tidak sombong. Dan dia yang berwibawa adalah orang yang luar biasa.