Kayaknya ane dodolnya udah gak ketulungan deh soal merawat pakaian, baru aja kemarin celana coklat ane kena getah daun sewaktu jalan ke hutan, ini celana coklat satunya kena getah permen karet lagi. Emang gak bisa belajar dari pengalaman, kasus yang pertama udah tau mau jalan ke hutan ini malah make celana terang, trus duduk di daun, sampai rumah baru sadar tuh celana di bagian belakang ada noda getah, banyak lagi. Sudah ane pakai berbagai cara, mulai direndam dengan sabun, air panas, es batu, jeruk nipis dan minyak tanah, tapi nodanya gak ilang-ilang, dan akhirny ane menyerah. Kembali hal ini kejadian lagi, pas ane nonton teater di mahligai, udah tau gak ada alas duduk, ane malah duduk-duduk aja, pulangnya selamat deh, ada noda permen karet nempel, susah ilangnya lagi. Besok-besok ane mau pake celana gelap aja deh, ane buram sama sikon kali ya kalo mau ke suatu tempat alias saltum dan suka duduk tanpa liat-liat. Untuk celana coklat 1 byee dan untuk celana coklat 2, kali ini ane bakalan lebih hati-hati. 😄
Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.
Komentar
Posting Komentar