Langsung ke konten utama

Aku, celana, dan noda

Kayaknya ane dodolnya udah gak ketulungan deh soal merawat pakaian, baru aja kemarin celana coklat ane kena getah daun sewaktu jalan ke hutan, ini celana coklat satunya kena getah permen karet lagi. Emang gak bisa belajar dari pengalaman, kasus yang pertama udah tau mau jalan ke hutan ini malah make celana terang, trus duduk di daun, sampai rumah baru sadar tuh celana di bagian belakang ada noda getah, banyak lagi. Sudah ane pakai berbagai cara, mulai direndam dengan sabun, air panas, es batu, jeruk nipis dan minyak tanah, tapi nodanya gak ilang-ilang, dan akhirny ane menyerah. Kembali hal ini kejadian lagi, pas ane nonton teater di mahligai, udah tau gak ada alas duduk, ane malah duduk-duduk aja, pulangnya selamat deh, ada noda permen karet nempel, susah ilangnya lagi. Besok-besok ane mau pake celana gelap aja deh, ane buram sama sikon kali ya kalo mau ke suatu tempat alias saltum dan suka duduk tanpa liat-liat. Untuk celana coklat 1 byee dan untuk celana coklat 2, kali ini ane bakalan lebih hati-hati. 😄

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dusta

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...