Langsung ke konten utama

Kecewa Berat

Aku sudah sering melakukan pembelian barang secara online seperti buku dan sepatu. Namun ternyata tak membuatku luput dari penipuan. Beberapa waktu lalu aku membeli baju di sebuah situs jual beli online karena tergiur dengan gambar yang bagus dan harga yang ditawarkan, tidak tanggung-tanggung, aku langsung membeli 5 pieces, yup aku khilaf. Membaca review dari pembeli sebelumnya mengatakan barangnya cukup bagus, atas dasar itulah aku berani memesan banyak. Kainnya sendiri di keterangan baju tersebut terbuat dari katun paris, dan kacaunya aku tidak tahu bagaimana jenis kain itu.
Setelah melakukan pemesanan beserta transfer, seminggu kemudian paketku datang.  Aku exited sambil membuka paket tersebut, dan jeng jeng jeng, great aku kecewa berat. Barang tidak sesuai dengan gambar di toko tersebut, kainnya sangat tipis, jahitannya juga tidak rapi. Mantap, lima baju dan kualitasnya sama, mengecewakan. Ok mungkin kembali pada perumpamaan, ada harga ada rupa, tapi memajang barang yang tidak sesuai dengan yang dikirim menurutku itu salah satu bentuk penipuan. Seharusnya pemilik toko tersebut memajang photo barang yang sebenarnya, bukannya nyomot photo dari internet kemudian membuatnya ulang dengan kualitas kain yang jelek. Sebenarnya ada pilihan complain dalam situs jual beli itu, tapi aku keburu males. Biar aja deh, di ikhlasin aja, jadi pelajaran bagi diri sendiri lain kali kalau mau beli baju sebaiknya langsung di tokonya langsung biar tahu jenis kain dan kualitasnya. Be smart buyer ☺.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

DAFTAR ALUMNI ANGKATAN KEKEMPAT SMAN 1 PLT

Kemarin aku bongkar-bongkar arsipku, dan aku menemukan album kenang-kenangan alumni angkatanku saat bersekolah di SMAN 1 PLT. Sepertinya bagus juga kalo diposting, so cek this out. Arbanianto Ariyadi Noorsholihin Bahriah Fahriani Hadrian Noor Hairatul Misrawati Halimah Hatnawati Jumransyah M. Ali Nafiah Noor Mariatul Kiptiah Marlinda Sayekti Muhammad Yusuf Salabiah Misrah Misri Siti Jumiati Siti Ramlah Siti Rukiyah Sri Herlini Syahrani Wahyudi Aryanto Wahyunah Yuni Maulida Ada yang lucu saat aku membaca kesan-kesan yang disampaikan teman-temanku dalam album tersebut, yaitu hampir semua teman laki-lakiku menulis tiada hari tanpa razia rambut (bekutal), ha..ha... kayaknya senang banget tuh mereka udah lulus saat itu, yang artinya tidak ada lagi razia rambut. Salah satunya ini:   “DIKUTAL PA UPIK DAN PA BUSRI SETIAP KALI ADA RAZIA KENA TARUS. KARENA RAMBUTKU SUBUR BANAR ALIAS LAKAS PANJANG/GONDRONG SEHINGGA MAULAH PAGURUAN GARIGITAN!!!”  ...