Langsung ke konten utama

Tas pertama

Ini adalah tas pertamaku yang ku beli dengan uang sendiri. Sebelumnya aku memang punya tas sewaktu sekolah dan kuliah tapi biasanya dibelikan oleh kakakku. Tapi sekarang Alhamdulillah udah kerja dan bisa beli tas sendiri.
Tas ini sendiri mereknya cosmicgirl, dibuat oleh salah satu clothing asal indonesia. Dari segi penampilan tas ini memang gak ada yang spesial apalagi mengikuti tren, tapi aku ngeliatnya lebih ke tas ini kayaknya bisa di pake untuk formal juga bisa untuk jalan-jalan, singkatnya multi fungsi :). Tas ini ku beli saat masih bekerja di salah satu distro di kotabaru, dan koleksinya salah satunya adalah tas ini. Mungkin hampir sebulan aku naksir tas ini dan baru berani memutuskan untuk membelinya, walaupun harganya cukup memguras gajiku yang pas-pasan. Tadinya sempat ragu untuk membeli berhubung harganya tadi tapi setelah dipikir-pikir ah tentu tak apa karna niatnya tuh tas emang buat kerja juga and alhamdulillah beguna banget dan masih awet. Rasanya setelah beli tas ini ada sedikit kebanggaan, apalagi dengan uang sendiri. Dari tas ini aku belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan dan suka butuh usaha, duduk manis sambil memandang hal yang kita suka tidak akan menghasilkan apa-apa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dusta

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...