"Donat donat, untuk untuk", Teriak anak kecil berumur 9 tahun itu. Di tengah teriknya matahari dijajakannya dagangannya. ah, anak sekecil itu harus berpanas panas demi selembar uang 10 ribuan, itupun jika dangannya habis. ah, adik, seharusnya di umurmu itu kau isi dengan belajar dan bermain bukannya bekerja membantu orang tuamu, tapi jika itu kemauanmu adik, semoga saat kau besar nanti kau jadi orang yang sukses sehingga kau tak perlu lagi berpanas panas di bawah teriknya matahari.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar