"Yang biasa atau yang bagus?" tanya penjual saat aku ingin membeli saos tomat di toko sembako itu yang tak jauh dari rumahku.
Mungkin beda merek pikirku saat penjual tersebut bertanya demikian.
"liat dua duanya ka" kataku
dan penjual tersebut ternyata memperlihatkan saos tomat yang mereknya sama.
"Yang biasa 3 ribu, yang bagus 5 ribu" tambahnya
Aku cengo, bingung, baru nemu yang kayak beginian. Kok bisa dua barang yang mereknya dan beratnya sama harganya bisa berbeda hampir separuh. kemungkinan yang paling mendekati ku kira salah satu saos tersebut sudah kadaluarsa. Dan kenapa barang tersebut masih ditawarkan ke pembeli mas?
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar