Langsung ke konten utama

MY FLANEL


Beberapa waktu yang lalu aku sempat usaha kecil-kecilan, yaitu jualan aksesoris seperti bros, gantungan hp, dan gantungan kunci dari kain flanel. Yang membeli rata-rata teman sekelasku karena promosiku sebatas kelas saja. Aku terinspiasi membuat aksesoris flanel saat sedang beselancar di dumay dan menemukan beberapa artikel cara pembuatan aksesoris ini. Aksesoris yang pertama kali aku buat yaitu bros berbentuk kupu-kupu. Aku mencoba mengikuti saran di sebuah artikel di internet. Lalu aku membeli kain flanel, lem, dan kawat. Percobaan pertama sukses walaupun mesti bongkar sana-sini dulu, pada beberapa bagian tidak rapi, namun pada percobaan selanjutnya alhamdulillah mulai ada peningkatan. Menarik dan banyak hal yang dapat ku pelajari dari membuat aksesori dari flanel. Tidak hanya belajar kreatif namun juga dapat menumbuhkan jiwa wirausaha, walaupun kecil-kecilan. Dari membuat aksesoris aku juga belajar ketelitian, kesabaran dalam membuat sesuatu. Alangkah baiknya jika hal ini dimulai dari usia dini, tentu ini sangat bermanfaat seperti yang aku sebutkan di atas tadi. Berikut beberapa photo aksesoris buatanku, semoga bisa menginspirasi dan bila ada yang tertarik untuk membeli bisa tinggalkan pesan atau kontak lewat facebook. Sekian...





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...

DAFTAR ALUMNI ANGKATAN KEKEMPAT SMAN 1 PLT

Kemarin aku bongkar-bongkar arsipku, dan aku menemukan album kenang-kenangan alumni angkatanku saat bersekolah di SMAN 1 PLT. Sepertinya bagus juga kalo diposting, so cek this out. Arbanianto Ariyadi Noorsholihin Bahriah Fahriani Hadrian Noor Hairatul Misrawati Halimah Hatnawati Jumransyah M. Ali Nafiah Noor Mariatul Kiptiah Marlinda Sayekti Muhammad Yusuf Salabiah Misrah Misri Siti Jumiati Siti Ramlah Siti Rukiyah Sri Herlini Syahrani Wahyudi Aryanto Wahyunah Yuni Maulida Ada yang lucu saat aku membaca kesan-kesan yang disampaikan teman-temanku dalam album tersebut, yaitu hampir semua teman laki-lakiku menulis tiada hari tanpa razia rambut (bekutal), ha..ha... kayaknya senang banget tuh mereka udah lulus saat itu, yang artinya tidak ada lagi razia rambut. Salah satunya ini:   “DIKUTAL PA UPIK DAN PA BUSRI SETIAP KALI ADA RAZIA KENA TARUS. KARENA RAMBUTKU SUBUR BANAR ALIAS LAKAS PANJANG/GONDRONG SEHINGGA MAULAH PAGURUAN GARIGITAN!!!”  ...