Langsung ke konten utama

Kekerean Ini

Intensitas belanja online saya sudah sangat jauh berkurang dibandingkan 6 bulan yang lalu. Hidup sebagai anak kos menuntut saya untuk menghemat pengeluaraan yang tidak terlalu penting meski berpenghasilan sendiri. Tanpa belanja onlinepun saya masih keteteran di akhir bulan. Saya masih dalam tahap bolak-balik Banjarbaru untuk mengurus hal yang berkenan perkerjaan, dan transportasinya sangat-sangat menguras isi rekening, belum lagi keperluan kos dan tetek bengeknya, fiuhhh. Kadang rindu unboxing barang yang datang, aroma barang baru, ahhh... rindu sekali. Tapi pelan-pelan saya jadi biasa-biasa saja dengan barang-barang yang diupload di ecommerce langganan, tidak seperti dulu yang suka gelisah kalo gak beli :D. Aroma pakaian baru tidak sebanding dengan rasa pusing di akhir bulan ketika saldo menipis sedangkan kebutuhan sedang banyak-banyaknya. 

Saya kadang mentertawakan ke-kere-an ini :D.

 

 

Dannn ini adalah tulisan di draf beberapa bulan yang lalu, saya kambuh lagi .

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Selama Pandemi

Pandemi? jeda. Setelah 2018, 2019 dan awal tahun tadi memforsir badan. Sempat nangis juga awal tahun tadi karena malam-malam kaki sakit karena kecapean. Awal juni kita kembali ke rutinitas, karena tidak ada surat perpanjangan belajar di rumah bagi sekolah. Tidak berekspektasi macam-macam, mau diperpanjang maupun tidak belajar dirumahnya, seperti punya 2 mata sisi uang atau pisau ya? saya percaya pemerintah punya pertimbangan matang untuk mengatasi masalah ini.      Lalu apa kegiatan selama di rumah? Pembelajaran secara daring, saya lakukan dengan menggunakan google classroom bagi kelas XI. Kenapa tidak menggunakan WA? Sempat saya gunakan ketika USBN, namun saya kewalahan dan membingungkan dengan banyaknya chat siswa, memori handphone juga penuh. Google classroom berhasil untuk sebagian siswa, namun ada saja siswa yang mengeluhkan mengenai sulitnya jaringan, ketiadakan kuota internet, belum paham cara menyerahkan tugas di google classroom, namun enggan bertanya, h...