Langsung ke konten utama

Pengalaman Service Gratis Yamaha

Mumpung libur, service motor ah. Sudah masuk jadwal buat service juga. Dan meluncurlah ke dealer samping minimarket mentari, sampai di sana diarahkan sama karyawan di sana untuk service ke siring laut, ehh kok? Ternyata ada even service gratis dari yamaha. Yayy, padahal aku gak tau sama sekali ada tuh acara. Pertama datang ke sana aku dapat nomor antrian 82 dan disuruh nunggu, duh maless, pasti lama. Akhirnya aku gak jadi ngambil nomor antrian dan ke pasar, soalnya ada yang mau aku beli. Setelah keliling-keliling sambil mikir😄,  toh aku gak ada acara juga hari itu, mending service, kan lumayan, selain gratis juga bisa nanya-nanya soal motor, secara aku buta sama sekali soal permotoran, asal pake doank😄.
Aku putuskan untuk balik ke Siring Laut dan ambil antrian buat service lagi, rada malu sih bolak-balik lagi, dengan pasang muka tebal aku ngambil nomor antrian 90😑.
Aku antri sekitar jam setengah 1 an gitu, nomor yang antri buat isi formulir baru nomor 40an, dan satu orang bisa makan waktu sekitar 7 menitan, what? Setelah setengah jam nunggu, aku putuskan balik ke rumah dulu, gila cin kalo nunggu di sana sampe nomor antrianku di panggil, bisa ketiduran di sana, mana ngantuk banget lagi. Cuek ah pulang dulu meski kata petuganya harus ditunggu. Coba diitung aja, kalo satu orang bisa 7 menitan, nomor antrianku bakalan dipanggil  beberapa jam kemudian. Biar bisa nanya sampai antrian berapa nantinya, aku sengaja minta pin orang yang juga ikut service yang nomor antriannya juga berdekatan denganku, namanya Midah.
Pulang ke rumah, tidur siang, beres-beres. Aku chat midah, dan nomor antrianku sudah hampir dipanggil, so meluncurlah lagi aku dengan badan dan muka yang lebih fresh😄. Tak lama aku antri, yay nomorku dipanggil, habis isi formulir dan
petugasnya minta KTP sama STNK, nunggu bentar, motorku di service deh plus oli gratis. Sekitar sejam nunggu alhamduliah selesai, yayy. Sempat nanya-nanya juga sama yang service tentang rentang waktu ganti oli dan bla-ba, petugasnya ngejelasin dan aku munggut-manggut sok ngerti😄, au ah dia ngomongin apa, aku nangkapnya dikit doank😀, secara kan aku kurang ngerti yang kayak gituan tapi tetap nekat nanya😄.
Lumayan ya, karena aku kan pecinta gratisan, kalo ada yang kek ginian aku mau ikut lagi😄, pelayanannya juga bagus, petugasnya ramah-ramah, sukakk.
Ok, sekian curhatku tentang dapat service gratis dari  yamaha, good experience dan beruntung juga karena ternyata quota service nya cuma 100 motor hari itu, dan aku salah satunya😄. Rezeki alhamdulillah. See u di postingan selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Selama Pandemi

Pandemi? jeda. Setelah 2018, 2019 dan awal tahun tadi memforsir badan. Sempat nangis juga awal tahun tadi karena malam-malam kaki sakit karena kecapean. Awal juni kita kembali ke rutinitas, karena tidak ada surat perpanjangan belajar di rumah bagi sekolah. Tidak berekspektasi macam-macam, mau diperpanjang maupun tidak belajar dirumahnya, seperti punya 2 mata sisi uang atau pisau ya? saya percaya pemerintah punya pertimbangan matang untuk mengatasi masalah ini.      Lalu apa kegiatan selama di rumah? Pembelajaran secara daring, saya lakukan dengan menggunakan google classroom bagi kelas XI. Kenapa tidak menggunakan WA? Sempat saya gunakan ketika USBN, namun saya kewalahan dan membingungkan dengan banyaknya chat siswa, memori handphone juga penuh. Google classroom berhasil untuk sebagian siswa, namun ada saja siswa yang mengeluhkan mengenai sulitnya jaringan, ketiadakan kuota internet, belum paham cara menyerahkan tugas di google classroom, namun enggan bertanya, h...