Kali kedua ke gunung Mamake, masih takjub dengan pemandangan dari ketinggian.
Pertama kali ke sana saat ilalangnya baru tumbuh, pendek-pendek. Yang sekarang tinggi, bahkan ada yang sampai setinggiku😄.
Tidak secape saat pertama kali naik dulu, mungkin karena sudah tahu medan. Meski rada cape, namun semua terbayar dengan pemandangan pegunungan dan laut dari kejauhan. Ah, cantik sekali.
Berhubung sore sekali sampainya sehingga anginnya sangat kencang dan dingin, jaket yang kukenakan tak begitu bisa menghalau dingin yang menyergap.
Sayang, kami tidak begitu lama di sana, sekitar sejamlah. Rencananya mau melihat sunset, tapi salah satu teman mengajak pulang karena takut kemalaman, pasti cantik sekali memandang sunset sari ketingginan, tapi ya sudah, mungkin lain kali😊.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar