Langsung ke konten utama

Si Lepy Rusak

Notebookku si lepy gak mau nyala tanpa dicolok ke listrik. Kata teman di kantor sih baterainya rusak. Padahal aku baru beli notebooknya maret tahun lalu😭. Sedih. Notebooknya jarang juga sih dipake, tidak seperti tahun lalu buat ngajar. Sekarang paling buat nonton film dan nulis, tapi ya tetap penting lah. Masih bisa nyala sih meski harus dicolok ke listrik, tetap saja aku was-was kalo terus terusan kaya gitu bakalan pengaruh sama notebooknya, mungkin sekarang baterainya, gak tahukan besok-besok kalo aku biarin.
Kata Roni sih bagusnya diganti, tapi pas aku cari ke tokopedia harga baterainya lumayan mahal, 500 ribuan, gak tahu deh kalo di sini pasti jauh lebih mahal belum lagi ongkos pasangnya. Duh bingung, secara notebooknya juga jarang dipake, tapi kalo dibiarin bisa tambah rusak, dilema, mana uang di rek tinggal dikit lagi😭.
Mungkin dalam seminggu ini bakalan aku biarin dulu, siapa tau tiba-tiba mau nyala, who knows, meski dalam beberapa hari ini sudah kucoba beberapa cara seperti menahan tombolnya beberapa detik, kemudian mencarge semalaman, tapi tetap saja keterangan di baterainya 0 persen, tidak mau mengisi daya😑.
Hari ini mau ke toko tempat aku beli notebooknya deh, mau nanya kerusakannya sama harga baterainya. Semoga aja gak rusak, dan kalaupun harus ganti baterai semoga harganya gak semahal di online shop. Amin😊.

UPDATE!
Kemarin baru aja dari tokonya dan biayanya 675 ribu, terdiri dari ganti baterai dan ongkos pasang. Lebih mahal dari harga perkiraan awalku. Kayaknya aku bakalan prepare beli online aja, meski ragu dengan kualitasnya, tapi kalo selisihnya 200an ribu, beli online is good choice buat dompetku😄. Eh tapi belinya ditunda dulu, lagi tipis nih, bulan depan insya Allah😊.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kita tidak sama

Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Selama Pandemi

Pandemi? jeda. Setelah 2018, 2019 dan awal tahun tadi memforsir badan. Sempat nangis juga awal tahun tadi karena malam-malam kaki sakit karena kecapean. Awal juni kita kembali ke rutinitas, karena tidak ada surat perpanjangan belajar di rumah bagi sekolah. Tidak berekspektasi macam-macam, mau diperpanjang maupun tidak belajar dirumahnya, seperti punya 2 mata sisi uang atau pisau ya? saya percaya pemerintah punya pertimbangan matang untuk mengatasi masalah ini.      Lalu apa kegiatan selama di rumah? Pembelajaran secara daring, saya lakukan dengan menggunakan google classroom bagi kelas XI. Kenapa tidak menggunakan WA? Sempat saya gunakan ketika USBN, namun saya kewalahan dan membingungkan dengan banyaknya chat siswa, memori handphone juga penuh. Google classroom berhasil untuk sebagian siswa, namun ada saja siswa yang mengeluhkan mengenai sulitnya jaringan, ketiadakan kuota internet, belum paham cara menyerahkan tugas di google classroom, namun enggan bertanya, h...