Apa yang ditampilkan di media sosial beberapa tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Sebagai contoh, ketika misal si A menulis sebuah status di BBM bahkan hampir semua yang di posting selalu disukai oleh si B, namun pada kenyataannya kata menyukai di BBM berbanding terbalik dengan sikap si A di keseharian. Si B malah cenderung sinis dan nampak tidak menyukai si A.
Bukankah ini jadi sebuah ironi? Kata menyukai di BBM ternyata tidak mewakili kenyataan yang ada.
Jadi jangan terlalu berpegang apa yang ditampilkan di media sosial, itu akan membuatmu tampak konyol. Seperti topeng yang mereka pasang untuk mengelabuimu dan kau tak seharusnya percaya dan mengganggap itu hal yang perlu untuk dipikirkan. Just enjoy it, jangan pernah merasa terganggu dengan apa yang ditampilkan oleh media sosial. Kehidupan nyata jauh lebih jujur namun tentu tak selalu. Membingungkan kah? 😄 ah rasanya terlalu pagi ya untuk membahas topik seperti ini, maka ya sudah, jangan terganggu.
Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.
Komentar
Posting Komentar