Kurasa aku
semakin jauh darimu, semakin merasa asing dan sungkan. Tampaknya tak hanya aku
yang merasakannya, kau juga, meski kita adalah saudara. Dibandingkan intensitas
pertemuanku denganmu, dengan teman malah jauh lebih banyak. Aku merasa malu dan
tak nyaman karena ini. Maaf karena mengacuhkanmu dan jarang menanyakan kabarmu,
sebagai adikmu aku terlalu sering mengingat burukmu saja tanpa mengingat betapa
banyak hal yang telah kau lakukan untukku. Tidak ada yang bisa menggantikan
ikatan darah dan status saudara kita, maaf untuk sikap acuhku, semoga kau dan
keluargamu selalu sehat dan kesulitan yang sedang merundungmu segera berlalu,
amin…
Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.
Komentar
Posting Komentar