Langsung ke konten utama

Mie instan


Ngomongin mie instan yuk. Ane salah satu pengemar mie instan. Dalam seminggu ane bisa makan 3 sampai 4 kali. Ya, ane tahu kalau mie instan sangat tidak baik untuk tubuh, dan hanya boleh dikonsumsi beberapa kali dalam sebulan, tapi gimana ya? Mie instan tuh kayaknya pas aja buat segala situasi dan kondisi. Contoh, pas lagi hujan, lagi boke, lagi males masak, dll deh. Pembenaran ya? Iya sih J. Ditambah mie instant tuh enak banget, iya bener, prinsipnya kan makanan yang nggak bagus buat kesehatan emang enak ya (kali) J.

Btw, pernah gak sih ngebandingin mie instan yang dimasak sama orang lain dengan dimasak sendiri? Gak tau kenapa mie yang dimasak ibu kantin atau di warung-warung jauuuuuuuh lebih enak dibandingkan dengan buatan sendiri. Kenapa ya? Padahal mereknya sama, bahkan kadang bikin sambel yang sama juga ditambah beli kerupuk yang sama, tapi teteeeeep gak bisa nyamain enaknya mie instan buatan ibu kantin. Kalau diliat-liat kan biasanya kantin sekolah kan kurang higenis ya, gak semua sih, apa gara-gara factor itu ya, atau dimantra-mantrai sama ibu kantinnya biar cepat laku, hahaha, suuzon ya ane.

Kadang nih pas udah kerja gini masih kangen dengan tuh mie, makanya sering makan (padahal mah lagi boke :D ).Jadi biasanya karena sedang bukan di kampung halaman dan kantin sekolah dulu, kadang suka masak sendiri sambil ngebayangin enaknya mie instan buatan ibu kantin. Ya, Ane masih belum bisa move on cuyJ. Duh, ane jadi ngiler nih, mana lagi di tempat kerja tapi pikiran udah ke makanan. Segitu dulu deh cerita tentang mie instan. So, Sudahkah anda makan mie hari ini? :D (sesat pertanyaannya).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dusta

Persegi Panjang dan Lingkaran tak Sempurnaku

Suara sumbang itu terdengar Telinga hingga pekak Dan hati jadi ciut Senyum yang tersungging, tiba-tiba memudar Kau yang berdiri di sana Ada apa dengan dirimu? Apa isi pikiranmu? Kotak? lingkaran? Segitiga? Bagaimana jika aku persegi panjang atau lingkaran tak sempurna? Mau menggunting isi pikiranku karena tak sama? Kita beda Aku sadar itu Suatu kali kau melakukan yang tak sesuai dengan isi pikiranku Lalu haruskah aku juga menggunting isi pikiranmu? Kenapa aku harus sama? Apa kau benar dengan kotak, lingkaran dan segitigamu? Ya, setidaknya tak ada yang terluka bukan dengan persegi panjang dan lingkaran tak sempurnaku? Ah,tak apa Kau membuat tulisan ini tercipta Di tengah telinga yang pekak Hati yang menciut dan senyum yang memudar Hanya saja kita tak perlu sama

Catatan Dosen Muda Amatir

Tak terasa sudah satu semester lebih aku menjadi dosen di kampusku STKIP Paris Barantai Kotabaru. Sebagai pengajar muda plus amatir, banyak hal yang kupelajari, seperti cara mengajar dan membuat perangkat perkuliahan. Bisa dibilang susah-susah gampang, susahnya sebagai orang yang baru dalam dunia pendidikan, aku harus belajar hal-hal yang belum aku ketahui meski aku kuliah di jurusan Pendidikan. Gampangnya, semakin sering aku berlatih maka hal-hal baru tersebut semakin aku akrabi dan terbiasa. Membuat bahan ajar juga bisa dibilang cukup sulit, tak jarang aku harus begadang untuk mempersiapkan materi yang akan diajarkan. Selain itu dengan umur yang tak berbeda jauh dengan mahasiswa yang kuajar, tak sedikit tatapan-tatapan yang meragukan kemampuanku J , risih sebenarnya di awal, namun dengan berjalannya waktu, aku lebih memilih untuk fokus memperbaiki cara mengajarku dan belajar  lagi dari orang-orang yang lebih tahu dan juga berdiskusi dengan teman-teman, sharing tetang hal-hal yan...