Kadang aku heran dengan orang orang yang sering mengindahkan traffic light. Ada apa sih dengan mereka? Tidak sayang dengan nyawa? Berapa sih nyawamu jika bergantung keberuntungan jika pada saat itu tidak ada kendaraan yang melintas sehingga terbebas kau dari tabrakan? Atau kau buru-buru? Banyak kerjaan yang harus diselesaikan? Hei semua orang juga punya urusan yang butuh disegerakan tapi tindakanmu itu membahayakan dirimu dan juga orang lain. Tidak bisa bersabar sedikit? Paling lama juga di sini traffic lightnya 1 menit. Ini bukan soal tidak menghargai waktu menit, ini soal taat hukum, ada aturan yang harus kita taati saat berkendara di jalan, dan aturan itu dibuat untuk kepentingan bersama. Tidak cukup kah bukti yang terpampang di tv dan koran tentang kecelakaan akibat menerobos lampu merah atau kau harus menyaksikannya sendiri di depan matamu dulu baru taat aturan?
Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang tidak suka dengan kita. Padahal menurut kita, kita melakukan hal yang baik. Itu karena isi kepala setiap orang berbeda beda, ada yang berpendapat A, ada yang B , dan seterusnya. Kritikan selalu datang, kadang membangun, kadang menjatuhkan. Ikuti yang kritik yang membangun, buang kritik yang hanya berusaha menjatuhkan kita. Keep calm down. Toh, Allah menciptakan dunia yang begitu luas dan pasti ada banyak orang untuk kita di luar sana. Yang mampu menerima kita apa adanya.
Komentar
Posting Komentar