Saling membicarakan dan menjatuhkan. kadang si A yang menjadi topik pembicaraan, kadang si B, atau si C dan begitu seterusnya. Tentu saja topik yang dominan diangkat adalah perangai buruknya, kalau pun hal yang baik yang dibicarakan, ahh itupun hanya sekian persen saja.
dan bagaimana dengan aku? tanpa sadar aku termasuk dalam lingkaran tersebut. Mungkin saja aku menjadi salah satu dari A, B, atau C yang dibicarakan. jika memang sudah mencoba berperilaku baik terhadap mereka pasti ada saja celah untuk membuatnya terlihat buruk.
Ahh hidup, kenapa kau begitu kompleks? Tapi biar begitu, jangan pernah hilangkan senyum itu dari wajahmu cause everything is gonna be ok selama kita berpikiran positif.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar