Ah, lelah sekali setelah seharian bekerja ditambah lembur. Rasanya seluruh tubuh remuk semua, lebay memang. Mata juga sulit diajak berkompromi saat menulis entri ini. Saat di tempat kerja tadi yang dibayangkan adalah empuknya ranjang dan nikmatnya segelas teh hangat. Alhamdulillah saat ini
sedang rebahan ditemani segelas teh hangat.
Mata yang lelah semakin protes minta diistirahatkan dan ku ucapkan selamat malam dunia, semoga besok aku masih diperkenankam Allah untuk melihat mentari pagi dalam keadaan sehat tak kurang satupun. Semoga besok aku menjadi orang yang lebih baik lagi dari hari ini dan berbagai harapan lain lagi yang sulit ku tulis dengan semakin redup mata dan cahaya lampu kamar. Good night...
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar