Three lions. Begitulah nama yang diberikan oleh guru bahasa inggrisku kepada kami betiga, aku, Unah dan Riah saat kami bersekolah di SMAN 1 PLT. Mungkin karena saat itu karena kami sering bertiga, baik itu mengerjakan tugas, kumpul, ke kantin, berorganisasi dan lainnya. Selain berteman kami juga ada hubungan keluarga satu sama lain yaitu sepupu, sehingga mungkin itulah yang menjadi faktor kami bertiga menjadi akrab. Setelah lulus dari SMA kami bertiga berpencar. Aku di Kotabaru, Unah di Banjarmasin dan Riah di Tanah Bumbu. Riah sudah berkeluarga, Dia sambil kuliah dan bekerja. Unah masih tingkat akhir di UNLAM dan aku juga semester akhir di STKIP PB Kotabaru. Jika Three lions diterjemahkan berarti tiga singa kan? Tapi kami dari mana garangnya ya? Haha... Ah, entah apa pun namanya, kami tetaplah sahabat dan keluarga.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar