Desember kemarin kamu ulang tahun, aku ingat, hanya saja aku selalu menunda-nunda menulis postingan untukmu hingga tak terasa sudah akhir bulan Januari 2017 dan baru sekarang bikinnya.
Hei kamu, selamat ulang tahun ya, kamu ulang tahun ke berapa sih, 24 atau 25?membingungkan tau, pasti maunya 24 kan😄. Ya hampir seperempat abad lah ya, what?😑😀
Harapanku untukmu? Emm, banyak sih, umurmu bukan bertambah ya, tapi berkurang, banyak-banyaki tobat deh, cepat-cepat nikah gih sana, keburu tua😄. Aku lagi ngedoain atau nyumpahin ya?
Hei kamu, kemarin bikin resolusi di tahun 2017 ini kan, wujudin deh, jangan cuma jadi resolusi doank, yang konsisten.
Berasa gak sih udah diumur yang gak remaja lagi? Kamu sudah dewasa, sudah semakin sering ditanya kapan kawin😄. banyak-banyak belajar ya, jangan lupa memperbaiki diri terus menerus. Gak perlu kue ultah sama perayaan kan? Meski pasti dalam hati pingin banget😣, cupcupcup😄.
Jangan sedih terus ya, sudah cukup di tahun kemarin sedihnya, di tahun ini banyakin bahagianya. Iya tahu kok akan selalu ada masalah sama kesulitan, tapi positif thinking ya, dibalik masalah, kamu sedang dihebatkan Allah, banyak-banyakin bersyukur juga biar bahagia😆.
Sekali lagi, selamat ulang tahun sayang 🎂🎁, semoga kamu sehat terus, disayangi orang-orang dikelilingmu, kamu orang hebat, spesial ( gak pake telur ya😄), eh ini serius kok, luph u😊.
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar