Hawa-hawanya
rapat siang nanti kayaknya bakalan gak enak nih, apalagi dilihat dari bahasa
undangan rapat kemarin. Tidak cuma aku yang merasa bakalan mendengar hal yang
tidak mengenakkkan, tapi teman seperjuangan yang lain juga, bahkan Aya yang
biasanya kalem saat mengirim pesan, kali ini jadi ratu drama J. Okelah, apapun yang nanti akan
disampaikan insya Allah akan aku terima dengan lapang dada. Aku yakin Allah
sudah mempersiapkan skenario terbaik. Semangat…
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar