Hari pertama di bulan ramadhan. Alhamdulillah akhirnya dipertemukan lagi. Pasar wadai, pedagang es nyiur di sepanjang jalan, orang-orang yang berduyun-duyun sembahyang tarawih di mesjid, atau anak-anak yang memukul galon air untuk membangunkam orang-orang untuk segera sahur menjadi semacam kekhasan bulan ramadhan. Terima kasih Allah Engkau masih pertemukan hamba dengan bulan suci ini, semoga hamba dapat menjadi orang yang lebih baik. Segala rencana dan harapan dapat segera terealisasi dan Engkau kabulkan, amin ya rabbal alamin. Oh ya tak lupa, selamat menjalankan ibadah puasa :).
Akhir-akhir ini ada yang menghubungiku via telepon dan SMS. Pertama kali mengirim sms dan menelpon cukup baik dengan menyebutkan nama, namun beberapa waktu kemudian mulai mengatakan hal-hal yang jorok dan tidak sopan, bahkan awalnya dia mengatakan namanya A, menjadi B saat kutanya lagi untuk memastikan. Awalnya kuabaikan dengan tidak mengirim sms balik dan menutup teleponnya, tapi ternyata itu tidak menghentikan orang tersebut, malah kembali mengirim pesan tersebut dan menelpon berkali-kali saat tengah malam. Terus terang aku merasa terganggu, apa lagi orang tersebut tidak menyebutkan dengan jelas siapa dia dan tinggal di mana. Bukankah seharusnya jika memang ingin berteman harus memperkenalkan diri dengan baik dan sejelas-jelasnya untuk menghindari kesalahpahaman? Tapi tidak begitu dengan orang tersebut, aku juga bukan tipe orang yang menutup diri dari telepon orang lain yang ingin berteman atau sekedar bertanya, selama dia tujuannya baik dan jelas. Merasa tak nyaman dan...
Komentar
Posting Komentar